Senin, 03 Desember 2012

0 Rangkain Flip flop


Rangkaian Flip Flop adalah rangkaian yang menggunakan triger, sehingga menghasilkan angka logika 0 dan 1 pada saat keluarannya. Keadaan tersebut dapat di pengaruhi jika salah satu dari kedua di masukan. Kapasitas dari rangkaian flip flop adalah 1 bit. Tapi itu berlaku jika salah satu dari dayanya masih terpasang atau terhubung.

Rangkaian Flip Flop sangat berbeda jauh dengan fungsi gerbang logika dasar dan kombinasi, karena kaluaran dari flip flop sering tergantung pada keadaan sebelumnya. Kondisi tersebut juga dapat menyebabkan keluaran tidak berubah atau terjadi kondisi memory. Itu lah sebabnya mengapa flip flop sering di gunakan sebagai elemen memory.

Rangkain Flip flop

Prinsip kerja flip flop pada dasarnya sama dengan prinsip kerja transistor sebagai saklar. Jika rangkaian di beri tegangan, maka salah satu dari kondisi transistor akan hidup. Kondisi ini juga tergantung pada kapasitor mana yang memiliki muatan lebih tinggi di bandingkan dengan komponen lain. Dalam sebuah flip flop, kapasitor yang memiliki muatan lebih tinggi akan melepaskan muatan listrik terlebih dahulu sehingga kaki transistor akan terhubung dengan kapasitor yang dalam kondisi on.

Memory yang terkandung dalam flip flop dapat di rubah dengan memberikan clock pada masukannya. Flip flop sebenarnya tersusun dari rangkaian dasar yang berupa latch. Latch yang di pakai adalah jenis latch RS karena jenis ini dapat di bentuk dari gerbang logika NAND dan NOR. Tidak seperti fungsi sebelumnya yang tergantung pada keadaan. Kondisi itu juga yang menyebabkan keluaran tidak berubah.

Jika latch pada kedua kaki berlogika 0, maka keluaran flip flop tidak berubah tetap seperti kondisi sebelumnya. Akan tetapi jika latch berlogika 1, maka keluaran flip flop tidak dapat di tentukan karena kondisinya tidak tergantung pada komponen dan lain sebagainya. Flip flop RS hanya di bangun dari gerbang logika AND yang saling di hubungkan silang.

Semua transistor yang dalam kondisi on akan menyebabkan kapasitor yang terhubung dengan kaki kolektor akan terisi muatan, jika salah satu transistor dalam kondisi on maka transistor yang lain akan off. Hal ini akan berlaku terus menerus secara bergantian sehingga terjadilah pengaliran nyala lampu yang di sebut flip flop.

Demikian penjelasan tentang cara membuat rangkaian flip flop sederhana, semoga artikel ini bisa membantu anda yang sedang ingin belajar membuat flip flop sederhana. Baca juga artikel lain tentang Fungsi Resistor dan Fungsi Kapasitor.
Baca Juga Yang Ini, Seru Loo!!

0 Comments

Bagaimana Pendapat Anda ?

Unduh Adobe Flash player