Selasa, 27 November 2012

0 Seorang Anak Memiliki 2 Kelainan Genetik Langka, Mempunyai 25 Jari


Bhopal, India, Normalnya setiap orang punya 10 jari tangan dan 10 jari kaki, tapi ini tidak terjadi pada Arpan. Bocah asal India ini memiliki jumlah jari tangan dan kaki sebanyak 25, karena punya 2 kelainan genetik langka.

Anak-anak sering belajar menghitung angka 1 sampai 10 dengan menggunakan jari tangannya. Tapi sepertinya hal ini tidak bisa membantu Arpan yang masih berusia 4 tahun karena ia memiliki 13 jari tangan dan 12 jari kaki, sehingga jumlahnya menjadi 25.

Arpan Saxena yang berasal dari Bhopal, India menderita 2 kelainan genetik langka yang disebut dengan Polydactyl yaitu gangguan yang menyebabkan jumlah jarinya berlebih, dan Syndactyly yaitu kondisi yang mana jari-jari di tangan atau kaki menyatu bersama-sama.

Meski begitu, Arpan menikmati statusnya sebagai 'selebriti' di Bhopal karena banyak orang yang datang menemuinya dan mengambil foto. Foto-fotonya pun terpampang di beberapa surat kabar.

"Saya suka kalau orang datang menemui saya dan mengambil foto. Satu-satunya hal yang saya tidak sukai adalah tidak dapat berjalan banyak karena tidak ada sepatu yang pas dengan kaki saya," ujar Arpan, seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (31/10/2012).

Sang ayah, Anil Saxena (35 tahun) menuturkan saat dilahirkan ia terkejut karena Arpan memiliki 26 jari tangan dan kaki. Namun ketika Arpan berusia 2 tahun ia mengalami kecelakaan dan harus kehilangan 1 jarinya.

"Dia pergi bermain keluar, ketika ia mengalami kecelakaan, salah satu jarinya terluka seperti sudah terputus," ujar Anil, yang bekerja sebagai penarik becak.

Sementara sang ibu Tanu (30 tahun) menuturkan bahwa ia dan suami tidak akan mengoperasi Arpan meskipun telah banyak orang yang datang menawarkan bantuan. Ini karena ia menikmati kepopuleran Arpan di seluruh Bhopal, apalagi dia khawatir operasi bisa mempengaruhi Arpan di usianya yang sekarang.

Anil diketahui menjadi salah satu korban selamat dari peristiwa kebocoran pabrik pestisida di Bhopal, yang mana saat itu sekitar 15.000 orang tewas dalam beberapa hari, serta efek dari kebocoran gas ini masih terus ada hingga saat ini.

Selain itu Bhopal juga memiliki angka kejadian yang sangat tinggi terhadap anak-anak yang lahir cacat, kanker dan juga penyakit kronis lainnya. Meski belum bisa dipastikan apakah ini salah satu akibat dari kebocoran pabrik pestisida tersebut atau tidak.
Baca Juga Yang Ini, Seru Loo!!

0 Comments

Bagaimana Pendapat Anda ?

Unduh Adobe Flash player