Selasa, 27 November 2012

0 Gara - gara Meminum Pil KB Remaja Ini 7 Kali Terkena Serangan Jantung


Cliffe, Kent, Pil kontrasepsi alias pil KB memang bukan diperuntukkan bagi gadis yang belum menikah, apalagi masih remaja. Gara-gara minum pil KB, seorang remaja harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami tujuh kali serangan jantung.

Pada usia 19 tahun, Alyce Clark kolaps karena serangan jantung setelah rutin mengonsumsi pil KB Microgynon selama sebulan. Selama perjalanan di ambulans dari rumahnya ke rumah sakit, paramedis harus tujuh kali menolong nyawa Alyce yang mengalami serangan jantung.

Kondisinya begitu parah, hingga kedua orang tuanya Roger (61 tahun) dan Freda (60 tahun) diminta untuk mengucapkan 'selamat tinggal' pada putri cantiknya.

"Saya mengalami pendarahan melalui hidung dan mulut. Orang tua saya diundang untuk mengucapkan selamat tinggal dan tidak begitu banyak kesempatan untuk bertahan hidup," kenang Alyce Clark yang kini berusia 22 tahun, seperti dilansir Daily Mail, Selasa (27/11/2012).

CT scan mengungkapkan ada ratusan pembekuan darah yang terjadi di pembuluh darah dari kaki ke jantung dan kemudian ke kedua paru-parunya. Tapi setelah suntikan darurat dari obat anti-pembekuan darah dan dua hari dalam perawatan intensif, Alyce akhirnya mulai pulih.

"Dokter mengatakan kepada saya jika (usia) saya telah lebih dari 25 tahun, otak saya akan rusak seumur hidup, tapi saya masih muda dan mampu untuk pulih," tambah Alyce, yang berasal dari Cliffe, Kent.

Saat remaja, Alyce adalah gadis yang sangat sehat. Ia mencintai olahraga, tidak merokok, minum alkohol atau pun memakai narkoba. Lebih dari tiga tahun pengujian dilakukan oleh seorang spesialis di University College London untuk mengkonfirmasi kondisi Alyce.

Hasilnya, serangan jantungnya disebabkan oleh pil kontrasepsi. Ia akhirnya lega mengetahui penyebab serangan jantungnya yang cukup parah.

Microgynon adalah salah satu pil KB yang paling popular di Inggris. Seperti kontrasepsi oral kombinasi lainnya, pil ini mengandung hormon seks estrogen dan progesteron versi sintetis. Perusahaan Microgynon mengatakan obat ini hanya 'sedikit meningkatkan' risiko penggumpalan darah.
Baca Juga Yang Ini, Seru Loo!!

0 Comments

Bagaimana Pendapat Anda ?

Unduh Adobe Flash player