Sabtu, 20 Oktober 2012

0 Zat Dan Wujud

A. ZAT
Zat disebut juga materi. Zat adalah segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang. Ditinjau dari wujudnya zat dibedakan menjadi tiga, yaitu:
1. Zat Padat, seperti kayu tanah dan pasir.
2. Zat Cair, seperti air dan minyak.
3. Zat Gas, seperti udara.

B. WUJUD DAN PERUBAHAN ZAT
1. Wujud Zat

a. Zat Padat
Ciri-ciri partikel zat padat, yaitu:
1) Bentuk dan volumenya selalu tetap
2) Susunan partikelnya teratur dan sangat berdekatan
3) Partikel tidak dapat bergerak bebas
4) Gaya tarik-menarik antar partikel sangat kuat.

b. Zat Cair
Ciri-ciri partikel zat cair, yaitu:
1) Bentuk berubah sesuai dengan wadahnya, tapi volumenya selalu tetap
2) Susunan partikelnya agak teratur dan jarak antar partikel agak renggang
3) Partikel-partikelnya dapat bergerak bebas
4) Gaya tarik-menarik antar partikelnya lebih lemah

c. Zat Gas 
Ciri-ciri partikel zat gas, yaitu:
1) Bentuk dan volumenya selalu berubah mengikuti wadah dan ruangannya
2) Susunan partikelnya tidak teratur dan jarak antar partikel sangat berjauhan
3) Gaya tarik-menarik antar partikelnya sangat lemah
4) Pergerakan antar partikel sangat cepat
Gambar di bawah ini merupakan gambar gerakan partikel zat padat, cair dan gas.

Gambar partikel zat padat, cair dan gas
a. zat padat,  b. zat cair,  c. zat gas

2. Perubahan Wujud Zat
Perubahan wujud zat terbagi menjadi dua, yaitu:

a. Perubahan Fisika
Perubahan fisika adalah perubahan wujud zat yang tidak disertai dengan terbentuknya zat baru.
Contoh: es mencair, cokelat mencair, lilin meleleh.
Perubahan wujud zat dapat digambarkan secara skematik sebagai berikut:

Skema Perubahan Wujud Zat


Keterangan pada gambar:
• Mencair, perubahan wujud zat dari padat menjadi cair
Contoh: es batu menjadi air dan lilin meleleh

•  Membeku, perubahan wujud zat dari cair menjadi padat
Contoh: air menjadi es dan logam cair yang membeku

•  Menguap, perubahan wujud zat dari cair menjadi gas
Contoh: air yang dipanaskan lambat laun akan menguap

•  Mengembun, perubahan wujud zat dari gas menjadi cair
Contoh: uap air yang menjadi titik air, terjadinya embun pada pagi hari

•  Menyublim, perubahan wujud zat dari padat menjadi gas
Contoh: kapur barus yang disimpan di tempat terbuka lama-kelamaan menjadi habis

•  Mengkristal, perubahan wujud zat dari gas menjadi padat
Contoh: gas dari kapur barus dapat dipadatkan lagi melalui metode kristalisasi

b. Perubahan Kimia
Perubahan kimia adalah perubahan zat yang disertai terbentuknya zat baru.
Contoh: keras dibakar menjadi nyala api, asap dan abu (zat baru)

C. MASSA JENIS
Massa jenis atau kerapaan zat adalah nilai dari perbandingan massa per satuan volume.
ρ = m / v  atau  m = ρ x v   atau  v = m / ρ

Keterangan:
ρ = massa jenis benda (kg/m3)
m = massa (kg)
V = volume (m3)

Massa jenis menunjukan kerapatan zat. Makin besar massa jenis, makin rapat molekul zat penyusunnya.
Satuan untuk massa (m) dan volume (V), mengikuti satuan dari massa jenisnya,

contoh:
Jika satuan massa jenisnya kg/m3 maka satuan massa (kg) dan volume (m3)
Jika satuan massa jenisnya gr/cm3 maka satuan massa (gr atau gram) dan volume (cm3)
Massa jenis air = 1 gr/cm3 = 1000 kg/m3

D. GAYATARIK-MENARIK ANTAR PARTIKEL
Gaya tarik-menarik pada tiap partikel memiliki nilai yang berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh jarak antarpartikel yang bersangkutan. Makin jauh jarak antarpartikel maka  makin kecifl gaya tarik-menarik antarpartikel tersebut.

Gaya tarik-menarik antarpartikel terbagi menjadi dua, yaitu:

1. Kohesi, yaitu gaya tarik-menarik antarpartikel zat yang sejenis. Contoh: gaya tarik-menarik antarpartikel air pada tetesan hujan.

2. Adhesi, yaitu gaya tarik-menarik antarpartikel zat yang tidak sejenis.



E. MENISKUS
1. Meniskus Cekung
2. Meniskus Cembung

F. KAPILARITAS




Baca Juga Yang Ini, Seru Loo!!

0 Comments

Bagaimana Pendapat Anda ?

Unduh Adobe Flash player