Rabu, 24 Oktober 2012

0 Puisi untuk kau yang jauh disana





Langkah ini tak akan berhenti meski duri tajam telah menanti.
Hujan air mata tak akan membasahi jiwa yang telah layu.
Waktu terus berlalu bersama ribuan kisah,
yang kini tengah kurobek disetiap halamannya.
Bukan, bukan aku membuangnya.
Aku hanya menikmatinya untuk sesaat,
lalu akan aku simpan kembali dilaci kenangan.
Kau tahu?
Sudah kujejalkan semua hingga tak tersisa.
Tapi kau tahu apa?
Tak ada yang membuatku terkesima,
hingga ku harus terus merobek halaman demi halaman
dan aku tahu, itu tak akan berakhir.
Salam hangat,
Catatan kelammu.



Karya;Esa Pelangi Senja
Baca Juga Yang Ini, Seru Loo!!

0 Comments

Bagaimana Pendapat Anda ?

Unduh Adobe Flash player