Sabtu, 13 Oktober 2012

0 Makna percaya Bagi Orang Kristen



elsyadai.com akan berbagi cerita tentang seorang pemain akrobat yang baru saja berhasil menyeberangi 2 gedung tinggi melalui seutas tali baja. Penontonpun bersorak dan bertepuk tangan menyambut keberhasilannya. Namun, tiba-tiba ada seorang penonton berteriak, :Ayo, sekarang menyeberanglah lagi namun kali ini dengan memakai sepeda. Kamu pasti bisa!” Si pemain akrobat hanya tersenyum dan menolaknya. Selain belum latihan, ia juga melihat angin mulai bertiup kencang sehingga amat berbahaya. Tapi akibat provokasi penonton tadi lalu penonton lainnya mulai ikut berteriak, “Ayo, menyeberang lagi dengan sepeda. Kamu pasti bisa!” Pemain akrobat bertanya kepada pemberi usul, “Kamu yakin aku bisa melakukannya dengan selamat?”. “Pasti, kalau kamu yakin bisa, kamu pasti bisa!”. Si pemain akrobat pun lalu mengambil sepeda khususnya dan berkata, “Baik kalau begitu. Kamu duduk juga diboncenganku ya!”.

Percaya adalah lebih dari sebuah kata-kata. Dalam bacaan Firman Tuhan hari ini, Yesus menegur keras orang Farisi yang mengaku percaya juga kepada Allah namun perbuatan mereka sama sekali tidak mencerminkan ketaatan dan kepercayaan kepada Kasih dan Kuasa-Nya. Tuhan Yesus mengatakan mereka hanya memuliakan Allah dengan bibirnya tetapi hati mereka jauh dari Tuhan. Sangat mudah berkata kita percaya kepada Allah Bapa namun sebenarnya bukti kepercayaan terpenting ialah apakah kita mau menyerahkan semua kepada Dia?

Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari padaKU. Matius 15:8

Juga demikian dalam hal hubungan kepercayaan antara atasan dan bawahan di pekerjaan. Kita dapat berkata setiap hari kepada bawahan bahwa mereka adalah karyawan terbaik namun bila tak dibuktikan dengan memberi kepercayaan maka sulit berharap mereka bisa memberi yang terbaik dalam pekerjaannya. Atau sebaliknya, kita mengatakan bahwa bos kita adalah yang terbaik namun tak dibarengi dengan bekerja sekuat tenaga dan tak setia dalam kewajiban kita maka hal tersebut tentu takkan menghasilkan apa-apa.  Percaya adalah sebuah tindakan. Bukan hanya sekedar ucapan di bibir saja. Bos menuntut bukti dalam bentuk hasil kerja kita. Bawahan menuntut bukti kepercayaan kita dalam bentuk perhatian kita yang mau memberi kesempatan kepada mereka untuk berkembang.
Baca Juga Yang Ini, Seru Loo!!

0 Comments

Bagaimana Pendapat Anda ?

Unduh Adobe Flash player