Selasa, 30 Oktober 2012

0 Beberapa Dampak Negatif dari si "manis "


Memang rata - rata lidah manusia pasti menyukai rasa ini yaitu manis. Rasa manis kerap membuat orang senang akan rasanya karena "bersahabat" dengan lidah manusia jika dibandingkan dengan rasa lain seperti asin, asam, tawar apalagi pahit. Namun tidaklah selamanya yang berkilau itu indah. Memang di lidah enak tetapi apakah di tubuh dapat menerima seperti sama enaknya di lidah anda?

Glukosa adalah salah satu zat yang membuat gula menjadi manis. Mungkin kebanyakan orang sudah mengetahui jika suka manis berlebihan, maka anda bisa terkena penyakit gula atau yang biasa popular kencing manis. Penyakit gula ini dapat berakibat fatal jika tidak diobati dan biayanya pun tidaklah murah seperti anda membeli obat sakit kepala. Penyakit gula bila berdampak dalam jangka panjang, maka tubuh anda akan dipenuhi oleh gula sehingga akan berdampak fatal pada salah satu anggota tubuh anda seperti harus diamputasi supaya gula tidak merembes keseluruh tubuh.

Rasa manis ini dapat kita temukan dalam makanan. Namun paling banyak di temukan di minuman. Mengapa minuman? Karena hampir 80% minuman yang beredar di dunia memiliki rasa manis seperti coca cola, sirup, minuman alkohol dan minuman manis lainnya.

Bukan hanya penyakit kencing manis saja yang dapat diderita bagi pecandu gula, namun memiliki dampak negatif lain yang dapat merugikan tubuh. Penasaran ? berikut beberapa dampak negatif dari si "manis ".

1. Menunda rasa kenyang
Itulah mengapa para pakar diet memberikan petunjuk untuk mengurangi bahkan melarang minuman manis karena minuman manis memiliki kalori yang tinggi sedangkan tubuh manusia hanya memerlukan beberapa kalori saja sehingga jika kelebihan kalori, maka gula akan mengendap dalam tubuh anda sehingga membuat hormone insulin (yang memberi sinyal kepada otak jika kita kenyang) terganggu dan terlambat merespon ke otak bawah perut sudah kenyang.

2. Berat badan meningkat
Menurut penelitian, akan terjadi peningkatan berat badan yang signifikan dalam 4 tahun mendatang jika anda mengonsumsi minuman yang manis jika dibandingkan dengan orang yang tidak memberikan asupan manis untuk minumannya.

3. Resiko untuk terkena penyakit yang kronis lebih besar
Setiap orang yang meminum soda atau minuman kaleng yang manis per hari memiliki 20% berpeluang besar untuk serangan jantung dan kanker pancreas jika dibandingkan dengan orang yang jarang mengonsumsi minuman yang manis. Hal ini sudah dibuktikan oleh penelitian di Harvard University.

4. Minuman manis membuat otot lemah
Jika anda suka minuman berkarbonasi seperti soda dan dikonsumsi secara teratur, maka dalam 4 minggu saja, anda akan mengalami pengeroposan tulang apalagi dikalangan remaja. Penyebab tulang mengalami pengeroposan adalah kerusakan otot akibat minuman berkarbonasi dan mengandung gula. Dapatkah anda bayangkan ketika anda masih masa remaja mengalami pengeroposan tulang layaknya usia manula?

5. Cenderung beresiko terkena asam urat
Asam urat adalah dimana darah dalam sendi mengalami peningkatan asam sehingga mengakibatkan peradangan di sendi pada tubuh. Jika orang mengonsumsi minuman kaleng manis atau soda per hari khususnya wanita, 75% akan berpeluang untuk terkena asam urat.

6. Gigi menjadi rusak dan berlubang
Semua makanan dan minuman manis pasti akan mengikis email gigi apalagi minuman soda. Selain itu minuman manis juga dapat meningkatkan keasaman pada mulut sehingga menyebabkan karang gigi dan membuat syaraf gigi menjadi ngilu ketika anda makan.

Memang terkadang manis diperlukan dalam tubuh. Namun jika tidak terkontrol dengan baik maka akan berdampak negatif bagi tubuh. Untuk itu jagalah asupan gula anda supaya anda tetap sehat.

Baca Juga Yang Ini, Seru Loo!!

0 Comments

Bagaimana Pendapat Anda ?

Unduh Adobe Flash player