Sabtu, 27 Oktober 2012

0 Apakah, Pengaruh Sumpah Pemuda Terhadap Pergerakan Nasional di Indonesia


Pada tanggal 28 Oktober 1928 suatu tekad yang sangat penting bagi proses penguatan konsep wawasan kebangsaan Indonesia telah diikrarkan. Ikrar tersebut merupakan modal sangat berharga bagi terbentuknya sebuah “nation-state”. Tekad untuk bersatu dan mengesampingkan alasan-alasan seperti kedaerahan, kesukuan, keturunan, keagamaan, dan sejenisnya dengan tetap menghormati perbedaan-perbedaan yang ada telah dilahirkan dalam Kongres Pemuda II. Sejak peristiwa Sumpah Pemuda tahun 1928 itu, dunia dikejutkan oleh kemampuan dan kesanggupan bangsa Indonesia untuk bersatu padu dalam kemajuan.

Pengaruh Sumpah Pemuda terhadap organisasi pergerakan nasional sangat besar. Organisasi-organisasi politik yang lahir setelah Sumpah Pemuda, semuanya memakai kata “Indonesia” dalam namanya, seperti Partai Indonesia (Partindo) tahun 1931, Persatuan Bangsa Indonesia (PBI) tahun 1931, Partai Indonesia Raya (Parindra) tahun 1935 dan lain-lain. Bahwa partai Sarekat Islam, pada tahun 1929 berubah nama menjadi Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII). Dengan demikian partai ini lebih menujukkan corak kebangsaannya.

Bagi organisasi pemuda sendiri, gerakan ke arah persatuan semakin giat diusahakan setelah Kongres Pemuda II. Proses penyatuan berbagai sifat kedaerahan menjadi sifat nasional merupakan suatu proses integrasi yang nilainya sangat dalam. Ernest Renan menegaskan bahwa rasa senasib dan sepenanggungan suatu bangsa menyebabkan timbulnya semangat persatuan untuk membentuk suatu negara kebangsaan. Oleh sebab itu, tidak mengherankan bahwa sejak Kongres Pemuda kedua, organisasi-organisasi pemuda kedaerahan mulai memproses untuk “bersatu menjadi satu wadah”, dan baru berhasil secara tuntas, yaitu pada tanggal 31 Desember 1930 dengan nama organisasi Indonesia Muda.

Organisasi ini merupakan fusi dari organisasi-organisasi pemuda yang dulu ikut melahirkan Sumpah Pemuda. Adapun tujuan Indonesia Muda adalah mempererat tali persatuan antara segenap pemuda Indonesia yang berbahasa, berbangsa, dan bertanah air satu, Indonesia.

Kepustakaan: 
Dekker, Nyoman, 1975. Sejarah Pergerakan Nasional Indonesia. Almamater YPTP IKIP Malang.
Sudiyo, 2002. Pergerakan Nasional Mencapai dan Mempertahankan kemerdekaan. Jakarta: Rineka Cipta
Baca Juga Yang Ini, Seru Loo!!

0 Comments

Bagaimana Pendapat Anda ?

Unduh Adobe Flash player